PENERAPAN CBSA (CARA BELAJAR SISWA AKTIF) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI SMP NEGERI 2 BITUNG
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan apakah penerapan CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu kelas VIII-2 di SMP Negeri 2 Bitung.
Dalam penelitian ini menerapkan model pembelajaran CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif) ditunjang dengan metode pembelajaran Roel Play sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas. Dimana penelitian ini menggunakan 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Bitung. Dalam penelitian ini, populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 575 siswa kemudian ditarek sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII -2 yang berjumlah 35 siswa. Hipotesis dalam penelitian ini adalah Penerapan CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu di SMP Negeri 2 Bitung. Berdasarkan hasil penelitian dikelas VIII-2 menunjukkan rata-rata nilai sebelum diterapkannya model pembelajaran CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif) yaitu 50,45 dari 35 siswa, siswa mencapai KKM yaitu 8 siswa (22,85%) sedangkan yang tidak mencapai KKM yaitu 27 siswa (77,14%) melihat hasil yang dicapai sebelum adanya penerapan ternyata masih banyak ditemukan kendala karena siswa belum paham betul mekanisme kegiatan yang dirancang, sehingga hasil belajar pada kegiatan ini tidak sesuai dengan KKM yang ditentukan. Untuk itu perlu adanya tindakan dalam proses belajar mengajar. Dilihat dari hasil sebelumnya maka pada siklus I diterapkannya model pembelajaran CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif) dengan rata-rata nilai yang dicapai adalah 73,51 dari 35 siswa, sedangkan siswa yang mencapai KKM yaitu 10 siswa (71,42%) dan yang tidak mencapai KKM yaitu 25 siswa (28,57%). Meskipun adanya peningkatan dari hasil belajar siswa tetapi sebagian siswa belum memahami kembali mekanisme yang dirancang. Untuk itu dilakukannya Siklus II dengan penerapan model pembelajaran CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif) dan ditunjang dengan metode pembelajaran Roel Play, setelah dilihat hasilnya rata-rata hasil belajar siswa adalah 81,68, sedangkan siswa yang mencapai KKM yaitu 33 siswa (94,28%) dan yang tidak mencapai KKM yaitu 2 siswa (5,71%).
Berdasarkan hasil pelaksanaan proses pembelajaran pada putaran kedua, maka disimpulkan hasil belajar siswa pada siklus II rata-ratanya sudah mencapai standar ketuntasan belajar. Hal ini dikarenakan siswa betul-betul memahami akan setiap materi yang diberikan oleh guru. Hasil refleksi yang peneliti lakukan, memutuskan bahwa penerapan model pembelajaran CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif) pada mata pelajaran IPS Terpadu dalam meningkatkan hasil belajar siswa dianggap berhasil dan berhenti pada siklus II.
Â
KATA KUNCI: Model Pembelajaran CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif), Hasil Belajar.
Refbacks
- There are currently no refbacks.