HUBUNGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI KELAS XI IPS SMAN 1 TONDANO
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Kemampuan Berpikir Kritis dengan Prestasi Belajar Siswa di Kelas XI IPS SMAN 1 Tondano. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan populasi adalah siswa kelas XI IPS SMAN 1 Tondano yang terletak di Kecamatan Tondano Barat Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Sampel sebanyak 50 siswa gabungan dari XI IPS 1 dan XI IPS 2. Dari hasil penelitian variabel kemampuan pemecahan masalah memberikan kontribusi terhadap prestasi belajar ekonomi siswa, variabel kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar ekonomi siswa juga memberikan kontribusi. Secara bersama-sama variabel kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan berpikir kritis memberikan kontribusi terhadap prestasi belajar ekonomi siswa. Hal ini didasarkan pada hasil korelasi antara kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan berpikir kritis dengan prestasi belajar ekonomi siswa dari penelitian yang dilakukan pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tondano. Dalam penelitian ini, antara kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan berpikir kritis mempunyai hubungan yang erat. Karena antara kedua variabel tersebut mempunyai hubungan antara satu dengan yang lain maka tiap perubahan yang terjadi pada kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan berpikir kritis dapat mempengaruhi prestasi belajar ekonomi siswa khususnya di kelas XI SMA Negeri 1 Tondano. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka disimpulkan kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan berpikir kritis yang baik secara bersama-sama dapat meningkatkan prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tondano.
Kata Kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah, Berpikir Kritis dan Prestasi Belajar.References
Benyamin, Bloom. 1956. Taxonomy of Educational Objectives. New York: McKey New York.
Dasim, Budimansya. 2003. Model Pembelajaran Ekonomi. Bandung: Genesindo.
Indrawati, F. 2010. Pengaruh Kemampuan Numerik dan Cara Belajar Terhadap Prestasi Belajar Matematika.
Johnson, Elaine. 2002. Contextual Teaching and Learning: What in and Why it’s Here to Stay. Thousand Oaks: Corwin Press Inc.
Lolombulan, Julius. 2017. Statistika – bagi Peneliti Pendidikan. Yogyakarta: Andi
Maulidi, dkk. 2014. Kemampuan Pemecahan Masalah Melalui Strategi Pembelajaran Thinking aloud Pair Problem Solving Siswa Kelas X SMA. Malang: Universitas Negeri Malang.
Neti, Budiwati dan Leni Permana. 2010. Perencanaan Pembelajaran Ekonomi. Bandung: Laboratorium Pendidikan Ekonomi dan Koperasi, Universitas Pendidikan Indonesia.
Redhana, I W. 2012. Model Pembelajaran Berbasis Masalah dan Pertanyaan Socratik Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa. FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha: Cakrawala Pendidikan.
Rosyidi. 2009. Mikroekonomi Teori Permintaan. Jakarta : Erlangga.
Sapriya. 2011. Konsep dan Pembelajaran Pendidikan IPS. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sudarno. 2002. Pengantar Ilmu Ekonomi. Surakarta: Lembaga Pers Universitas Sebelas Maret.
Syaiful Bahri Djamaroh. 2002. Psikologi Belajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Tambunan. 2014. Strategi Heuristik dalam Pemecahan Masalah Matematika Sekolah. Medan: Universitas Quality.
Tilaar, H.A.R. 2011. Pedagogik Kritis. Jakarta: Rineka Cipta.
Wijayanti, S. 2014. Pengaruh Model Pembelajaran Treffinger Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik Siswa. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Winarno, Sigit dan Sujana Ismaya. 2007. Kamus Besar Ekonomi. Bandung: Pustaka Grafika.
Winkel. 2004. Psikologi Pengajaran. Jakarta: PT. Gramedia
Refbacks
- There are currently no refbacks.