Dampak Akuisisi terhadap Kinerja Keuangan, Operasional, dan Governansi Korporat: Studi Kasus PT Supra Boga Lestari Tbk dan PT Global Digital Niaga Tbk
Abstract
Taktik pengambilalihan atau akuisisi lazim dieksekusi sebagai manuver korporasi guna mengakselerasi tren pertumbuhan, mengekspansi dominasi pasar, sekaligus merajut kekuatan sinergis antarentitas bisnis, terkhusus pada industri ritel yang tengah diguncang arus digitalisasi. Kajian ilmiah ini didesain guna membedah seberapa jauh imbas dari aksi akuisisi PT Supra Boga Lestari Tbk ke dalam ekosistem PT Global Digital Niaga Tbk terhadap pencapaian korporasi, dengan menyoroti tiga pilar esensial, yakni postur kinerja keuangan, kelancaran kinerja operasional, beserta anatomi governansi korporat di masa pra dan pasca-transaksi. Metodologi yang diaplikasikan bertumpu pada pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengeksploitasi pasokan data sekunder yang bersumber dari catatan keuangan ter-audit, dokumen prospektus, hingga aneka rilis resmi perseroan. Pembedahan data dikerjakan lewat mekanisme komparasi yang membentangkan kondisi prapenggabungan di tahun 2020 berhadapan dengan era pasca-akuisisi pada 2022. Evaluasi atas kinerja keuangan disorot melalui proksi rasio likuiditas, rasio aktivitas, instrumen solvabilitas, beserta margin profitabilitas. Sementara itu, dimensi kinerja operasional diteropong dari kacamata efisiensi serta efektivitas kerjanya, berbarengan dengan aspek governansi korporat yang ditakar melalui pergeseran arsitektur, implementasi praktik lapangan, hingga fokus orientasi tata kelolanya. Output observasi membuktikan bahwasanya langkah akuisisi ini tidak serta-merta mencetak perbaikan kinerja keuangan yang merata dalam tempo singkat. Terdeteksi adanya penyusutan pada rasio likuiditas maupun tingkat efektivitas perputaran aset, yang celakanya dibarengi oleh lonjakan beban rasio leverage. Fenomena ini diyakini sebagai ekses dari fase kalibrasi struktur permodalan sesudah transaksi disahkan. Biarpun begitu, rasio profitabilitas bila disandingkan dengan volume penjualan justru memancarkan grafik positif, yang mengisyaratkan keberhasilan dalam merasionalisasi beban pengeluaran. Beralih ke lini operasional, manuver akuisisi ini sukses menyuntikkan dorongan efisiensi berkat peleburan sistem kerja serta optimalisasi jalur logistik. Pada saat yang sama, efektivitas perseroan ikut terkerek naik seiring dengan melebarnya radius jangkauan konsumen dan makin kokohnya pondasi strategi omnichannel. Menilik dari sudut pandang governansi korporat, riset ini menemukan fakta terjadinya eskalasi pada fungsi kontrol pengawasan, mitigasi manajemen risiko, hingga asas transparansi publik sebagai wujud konkret dari asimilasi tata kelola ke dalam jaringan grup raksasa. Deduksi dari studi ini menegaskan bahwa impak dari sebuah akuisisi nyatanya memancarkan dimensi yang sangat majemuk dan bersifat transisional. Realita ini tentunya membawa konsekuensi vital bagi jajaran eksekutif maupun para pemilik modal tatkala diharuskan mengkalkulasi derajat keberhasilan dari manuver akuisisi di lanskap industri ritel modern yang bertumpu pada konsep omnichannel.
Kata Kunci: akuisisi perusahaan; kinerja keuangan; kinerja operasional; governansi korporat; ritel omnichannel
References
Aji, D. (2010). Merger dan akuisisi: Strategi meningkatkan nilai perusahaan. Jakarta: Salemba Empat.
Amalia, S., Rahmawati, D., & Nugroho, A. (2025). Analisis kinerja keuangan sebelum dan sesudah merger dan akuisisi pada perusahaan ritel di Indonesia. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 12(1), 45–59.
Asril, M., Rahman, A., & Sari, P. (2018). Pengaruh merger dan akuisisi terhadap kinerja perusahaan di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 22(3), 415–428.
Danastry, F., Prasetyo, A., & Nugroho, S. (2018). Analisis kinerja operasional perusahaan sebagai sumber keunggulan bersaing. Jurnal Manajemen Operasi, 10(2), 101–113.
Farlianto. (2014). Manajemen strategi perusahaan. Yogyakarta: Andi.
Hamidah, & Noviani, M. (2013). Dampak merger dan akuisisi terhadap kinerja keuangan perusahaan. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 17(1), 74–87.
Haryani, D., Handayani, S. R., & Rahayu, S. M. (2011). Analisis dampak merger dan akuisisi terhadap kinerja keuangan perusahaan (Studi pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia). Jurnal Administrasi Bisnis, 1(1), 1–8.
iprice insight. (2022). Peta persaingan e-commerce Indonesia. https://iprice.co.id/insights
iprice insight. (2025). E-commerce ranking in Indonesia. https://iprice.co.id/insights
Kasmir. (2008). Analisis laporan keuangan. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Kurniawan, R., & Rinofah, R. (2016). Pengukuran kinerja operasional perusahaan dalam perspektif manajemen strategis. Jurnal Manajemen, 7(2), 89–98.
Mardianto, A., Hidayat, R., & Azizah, D. F. (2018). Analisis kinerja keuangan perusahaan sebelum dan sesudah merger dan akuisisi. Jurnal Administrasi Bisnis, 56(1), 1–8.
Munawir, S. (2013). Analisis laporan keuangan. Yogyakarta: Liberty.
Myangsari, F., Wati, E., & Nugraha, A. (2021). Struktur modal dan kinerja perusahaan pasca akuisisi. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 23(2), 210–224.
Prabowo, H., & Jaya, I. (2015). Strategi omnichannel dalam meningkatkan kepuasan pelanggan. Jurnal Manajemen Pemasaran, 9(2), 55–67.
Prasetyo, B. (2004). Analisis laporan keuangan perusahaan. Jakarta: Salemba Empat.
Prisya Esterlina, & Nila Nuzula Firdausi. (2017). Dampak merger dan akuisisi terhadap kinerja keuangan perusahaan. Jurnal Administrasi Bisnis, 50(2), 1–9.
Putri, A. R., Susanti, A., & Hidayat, R. (2020). Kinerja keuangan perusahaan pasca merger dan akuisisi di Indonesia. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 11(3), 450–466.
Putriani, L., Wijaya, T., & Santoso, B. (2025). Kinerja keuangan perusahaan ritel pasca akuisisi. Jurnal Akuntansi dan Manajemen, 19(1), 33–47.
Rahmalia, L. (2021). Tantangan integrasi pasca merger dan akuisisi dalam organisasi. Jurnal Manajemen Strategi, 5(2), 120–134.
Sobandi, B., & Kosasih. (2014). Manajemen operasional dan daya saing perusahaan. Bandung: Alfabeta.
Sudana, I. M. (2010). Manajemen keuangan perusahaan. Jakarta: Erlangga.
Swari, N. P. D., & Masdiantini, P. R. (2024). Analisis rasio keuangan sebagai indikator kinerja perusahaan pasca akuisisi. Jurnal Akuntansi Kontemporer, 6(1), 15–29.
Tempo.co. (2021). Blibli akuisisi mayoritas saham Ranch Market. https://bisnis.tempo.co
Utari, D., Purwanti, A., & Prawironegoro, D. (2014). Manajemen keuangan: Kajian praktik dan teori. Jakarta: Mitra Wacana Media.
Yesi, N., Lestari, S., & Pratama, A. (2023). Dampak merger dan akuisisi terhadap kinerja keuangan perusahaan. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 18(2), 201–215.
Refbacks
- There are currently no refbacks.