PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SITARO BERBASIS POTENSI WISATA

Merry Christie Natalia Rumagit

Abstract


Kabupaten SITARO merupakan kecamatan yang masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional yang memiliki potensi wisata yang sangat potensial yang dapat kembangkan meliputi wisata alam maupun wisata budaya yang sangat menarik bagi para wisatawan baik domestik hingga wisatawan mancan negara untuk datang berwisata ke SITARO. Namun penunjang pariwisata lainnya belum tersedia di objek wisata masing-masing desa wisata serta belum optimalnya peran masyarakat sekitar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi potensi– potensi wisata yang ada di di Kabupaten SITARO, serta membuat Arahan strategi pengembangannya. Metode yang digunakan dalamn pengabdian  ini adalah sosialisasi hasil Analisis Deskriptif Kualitatif dan Analisis SWOT, yang dapat mengungkapkan besarnya potensi wisata pada desa-desa yang ada di SITARO yang bisa dikembangkan lebih lanjut sehingga membawa dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar dan pembangunan daerah di Kabupaten SITARO.

 

 Keywords : Arahan Pengembangan, Kawasan Strategis Pariwisata Nasional


References


Darwanto. (2012). Peran Entrepreneurship Dalam Mendorong Pertumbuhan. Ekonomi Dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat.

DCMS.Creative Industries Mapping Document.London: Department of Culture, Media and Sport. (2001). Dikutip dari Jurnal The Entrepreneurial Dimension of the Cultural and Creative Industries. HKU, Hogeschool Voor de Kunsten Utrecth (2010) : hal. 8 - 9. Florida, Richard (2008). "The Rise of Creative Class" dan "Cities and the Creative Class", UK Department of Culture, Media and Sport, 1999.

Geertz, Cliffortz, (2010), The Interpretation of Cultures, New York: Basic Books Inc.

Geertz, Clifford, (1992), Kebudayaan dan Agama, diterjemahkan oleh F. Budi Hardiman dari The Interpretation of Cultures, Yogkakarta: Kanisius.

Geertz, Clifford, (1999), After The Fact: Dua Negeri, Empat Dasawarsa, Satu Antropolog, diterjemahkan oleh Landung Simatupang dan Hairus Salim dari After The Fact: Two Countries, Four Decades, One Antropologits, Yogyakarta: LKiS.

Howkins, John. (2001). The Creative Economy. Inggris: Penguins Book.

Resnstra Kemenparekraf 2012-2014, tersedia di (http://www.kemenpar.go.id/, diakses pada 1 Januari 2017).

Rianse, Usman dan Abdi. (2011). Metodologi Penelitian Sosial dan Ekonomi: Teori dan Aplikasi. Bandung: Alfabeta.

United Nations Conference on Trade And Development. (2018). Creative Economy Outlook 2018.

United Nations Conference on Trade And Development. Value Values and shares of creative industries related goods exports https://unctadstat.unctad.org/ wds/TableViewer/ tableView.aspx?ReportId=14772 diakses 8 April 2019.

Peraturan Menteri Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan, dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa Widjaja, HAW. 2014. Otonomi Daerah dan daerah Otonom. Jakarta: Rajawali Pers.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.