PENGARUH BEBAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN (KURIR) PT J&T EXPRESS MINAHASA SELATAN

Theresia Lendo, Hennij Suot, Aprili Bacilius

Abstract


Penelitian ini meneliti bagaimana beban kerja dan lingkungan kerja mempengaruhi kinerja kurir di PT J&T Express Minahasa Selatan. Penelitian ini diharapkan dapat menjelaskan faktor-faktor kinerja karyawan kurir. Penelitian ini bersifat kuantitatif. Strategi ini membantu peneliti mengumpulkan data dan mengevaluasinya secara statistik untuk memperoleh pengetahuan obyektif tentang hubungan antara beban kerja, lingkungan kerja, dan kinerja karyawan. Empat puluh karyawan (Kurir) dari PT J&T Express Minahasa Selatan terdaftar dalam penelitian ini. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan pendekatan pengambilan sampel acak dasar, yang menjamin bahwa setiap karyawan memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi bagian dari sampel. Sampel menunjukkan keragaman perusahaan. Para peneliti memperoleh data tentang beban kerja, lingkungan kerja, dan kinerja kurir menggunakan peralatan belajar yang tepat dan dapat diandalkan. Informasi yang diperoleh kemudian dikenakan analisis statistik untuk menganalisis sejauh mana faktor-faktor seperti beban kerja karyawan dan lingkungan kerja mempengaruhi produksi. Hasil penelitian ini mengungkapkan hubungan substansial baik sebagian maupun bersamaan antara beban kerja, lingkungan kerja, dan kinerja karyawan di PT J&T Express Minahasa Selatan. Temuan ini menunjukkan bahwa beban kerja yang berat dan kondisi kerja yang buruk dapat merusak kinerja karyawan. Beban kerja yang dikelola dengan baik dan tempat kerja yang mendukung dapat meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini memiliki implikasi signifikan bagi manajemen perusahaan dalam menciptakan kebijakan dan praktik pengendalian beban kerja dan lingkungan kerja yang menyenangkan. Faktor-faktor ini dapat meningkatkan pekerjaan, kebahagiaan, dan layanan Kurir. Temuan ini memajukan HRM dan penelitian psikologi kerja. Kinerja karyawan sektor jasa dapat dianalisis.

 

Kata kunci: Beban Kerja, Lingkungan Kerja, Kinerja Karyawan


References


Agung Dwi Setiawan. 2016. Pengaruh Komunikasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Karya Subur Tekhnik Utama di Kota Makassar.

Ahyari, Agus. 2001. Managemen Produksi : Perencanaan sistem Produksi, Edisi ke 5, Cetakan 4. Jakarta.

Alex S. Nitisemito 2000. Manajemen Personalia: Manajemen Sumber Daya Manusia, Ed. 3, Ghalia Indonesia, Jakarta.

Anwar Prabu Mangkunegara, (2002), Manajemen Sumber Daya Manusia, PT. Remaja Rosda Karya, Bandung

Arifin, M. Z., Alhabsji, T., & Utami, H. N. (2016). Pengaruh Beban Kerja Dan Kompensasi Terhadap Komitmen. Bisnis Dan Manajemen, 3(2), 65.

Anam, Chairul. (2018). “Pengaruh Motivasi, Kompetensi, Kepemimpinan, Lingkungan Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Guru di Sekolah Menengah Kejuruan Unggulan NU Mojoagung Kabupaten Jombangâ€. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam. Vol. 04. No. 01.

Chishty, Muhammad Aqib, Et Al. "Assessing The Importance Of Radiative Heat Transfer For ECN Spray A Using The Transported PDF Method." SAE International Journal Of Fuels And Lubricants 9.1 (2016): 100-107.

Eka Idham Lip K Lewa dan Subowo, 2005, Pengaruh Kepemimpinan, Lingkungan Kerja Fisik, dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Di PT. Pertamina(PERSERO) Daerah Operasi Hulu Jawa Bagian Barat, Cirebon, Sinergi Edisi Khusus on Human Resources, 2005.

Ghozali, Imam. 2009. “Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS “. Semarang : UNDIP

Hariyati, M. 2011. Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kelelahan Kerja Pada Pekerja Linting Manual di PT Djitoe Indonesia Tobacco Surakarta. [Skripsi Ilmiah]. Surakarta: Fakultas Kedokteran UNS.

Irianto, J. (2001). Manajemen Sumber Daya Manusia. Surabaya : Insan Cendekia

Khaerul Umam, 2010. Perilaku Organisasi. Cetakan 1. CV Pustaka Setia. Bandung.

Lawler, E. E., & Porter, L. W. (1967). The effect of performance on job satisfaction. Industrial relations: A Journal of Economy and Society, 7(1), 20-28.

Manuaba. 2000. Hubungan Beban Kerja Dan Kapasitas Kerja. Jakarta: Rinek Cipta.

Miner, John. B. 1990. Organizational Behavior: Performance and Productivity. New York: Random House.

Saydam, Gouzali. 2000. Manajemen Sumber Daya Manusia (Human Resources Management) Suatu Pendekatan mikro. Cetakan Kedua. Jakarta: Djambatan.

Sedarmayanti.(2009:21 Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja.Bandung: CV Mandar Maju.

Septiana dan Oey Hannes Widjaja. 2020. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan. Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan, Volume II No. 3/2020.

Setyawan, A. A., dan Kuswati, R. 2006. Teknologi Informasi dan Reposisi Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 9(4):109.

Sihombing, S. 2004. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Balai Pustaka.

Situmorang, Syafizal Helmi. 2010. Analisis Data. Medan:USU Press.

Sugito, Sumartono. 2004. Manajemen Operasional. Malang: Banyumedia.

Sugiyono (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung: Alfabeta.

Suyadi Prawirosentono.(1999). Manajemen sumber Daya Manusia ( Kebijakan Kinerja Karyawan), Kiat membangun Organisasi Kompetitif menjelang Perdagangan Bebas Dunia, Edisi Pertama. Yogyakarta;BPFE.

Sutrisno. E. 2018. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Pertama. Cetakan Kedua. Kencana Prenada Group. Jakarta.

Sudiharto, S. 2001. Study Waktu Tentang Beban Kerja Dan Hubungannya Dengan Kinerja Pada Perawat di Ruang Rawat Inap Dahlia Bada Rumah Sakit Daerah (Brsd) Raa Soewondo Pati. Desertasi. Bandung : Universitas Diponegoro. Hal. 22.

Tri Widari. 2016. Pengaruh Disiplin Kerja, Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai BKD DIY.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.