ANALISIS PENDAPATAN PETANI CENGKEH DESA LOPANA KECAMATAN AMURANG TIMUR
Abstract
Tujuan yang ingin dicapai adalah : Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisa Pendapatan Petani Cengkeh di Desa Lopana Kecamatan Amurang Timur.
Berdasarkan Hasil penelitian di Desa Lopana Kecamatan Amurang Timur mengenai Analisis Pendapatan Petani Cengkeh, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut:1. Produksi Cengkeh 21 Responden di tahun 2015, 2017, 2019, mengalami keuntungan. Jumlah Produksi terbanyak, berada di tahun 2015. Harga cengkeh paling mahal, berada di tahun 2017. dan di tahun 2019, mengalami penurunan harga dan jumlah produksi, mengakibatkan jumlah keuntungan sangatlah sedikit. 2. Break Event Point (Titik impas) untuk rata-rata petani Cengkeh dibagi 3 bagian: a. Tahun 2015: Titik impas Volume Produksi adalah 14,50 Kg, titik impas Rupiah adalah Rp.1.015.652, dan titik impas harga Rp.30.400. b. Tahun 2017: Titik impas Volume Produksi adalah 7,62 Kg, titik impas Rupiah adalah Rp. 753.295, dan titik impas harga Rp.33.894. c.Tahun 2019: Titik impas Volume Produksi adalah 10,55 Kg dan titik impas Rupiah adalah Rp. 857.142 dan titik impas harga Rp.40.934. c. Net Profit Margin untuk rata-rata Responden petani cengkeh a. NPM tahun 2015 65%. b. NPM tahun 2017 68%. c. NPM tahun 2019 56%.
Â
Kata Kunci: Harga, Biaya, Pendapatan, Break Event Point, Net Profit Margin
The objectives to be achieved are: The objective of this research is to analyze the income of clove farmers in Lopana Village, Amurang Timur District.
Based on the results of research in Lopana Village, Amurang Timur District regarding the Analysis of Clove Farmers' Income, the following conclusions are obtained: 1. Clove Production 21 Respondents in 2015, 2017, 2019, experienced profits. The largest amount of production, was in 2015. The most expensive price of cloves was in 2017. and in 2019, the price and the amount of production decreased, resulting in very little profit. 2. Break Event Point (break even point) for the average clove farmer divided by 3 parts: a. Year 2015: The break-even point of Production Volume is 14.50 Kg, the break-even point for Rupiah is IDR 1,015,652, and the break-even point is IDR 30,400. b. 2017: The breakeven point of Production Volume is 7.62 Kg, the break-even point in Rupiah is Rp. 753,295, and the break-even point price was Rp. 33,894. c. Year 2019: Production Volume breakeven point is 10.55 Kg and Rupiah breakeven point is Rp. 857,142 and the break-even point price is IDR 40,934. c. Net Profit Margin for average clove farmer respondents a. NPM in 2015 65%. b. NPM in 2017 68%. c. NPM in 2019 56%.
Â
Keywords: Price, Cost, Income, Break Event Point, Net Profit MarginReferences
Ace Partadireja (2014). Pengantar Ekonomika . Yogyakarta.
Asrawati, Made Antara (2017) Artikel Analisis pendapatan usahatani Cengkeh di desa talaga kecamatan dampelas Kabupaten donggala
Bambang Riyanto. 2011. Dasar-dasar Pembelanjaan Perusahaan, Edisi Keempat,Cetakan Ketujuh, Yogyakarta: BPFE.
Kasmir 2012. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada
Kasmir, 2012. Analisis Laporan Keuangan. Cetakan Keenam. Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada
Kornelis Dolo (2012). Artikel Analisa Produksi Dan Pendapatan Usahatani Cengkeh Dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan Keluarga (Desa Takatunga, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur).
Kotler Philip, Amstrong Gary. 2013. Prinsip-prinsip Pemasaran, Edisi ke-12. Penerbit Erlangga. Hal. 151
Lau, Peter dan Nelson, Lam. 2014. Akuntansi Keuangan (intermediate Financial Reporting) Buku I . Salemba Empat. Jakarta.
Lau, Peter dan Nelson, Lam. 2014. Akuntansi Keuangan (intermediate Financial Reporting): Perspektif ifrs Buku 2 . Salemba Empat. Jakarta.
Mulyadi, 2015. Akutansi Biaya , Edisi 5. Yogyakarta: Sekolah tinggi Ilmu Manajemen YKPN.
Rafika, ika. 2015. Artikel Analisis pendapatan rumah tangga usahatani Cengkeh Di desa salumpaga kecamatan tolitoli utara Kabupaten tolitoli. Vol 3, No.8
Rahmat, H. (2013). Statistika Penelitian. Bandung : Pustaka Setia.
Ritonga, Irwan Taufiq. 2010. Analisis Standar Belanja: Konsep, Metode Pengembangan, Dan Implementasi Di Pemerintah Daerah, Sekolah Pasca Sarjana UGM, Yogyakarta
Sodikin & Bogat, Riyono. (2014). Akuntansi Pengantar 1. Yogyakarta : STIM YKPN.
Tjionger’s. 2008. Pentingnya Menjaga Keseimbangan Unsur Hara Makro dan Mikro. Jakarta: Erlangga.
Refbacks
- There are currently no refbacks.