ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAERAH di KABUPATEN MINAHASA SELATAN

Feronica Muntuan

Abstract


Penelitian ini dilakukan pada pemerintah daerah Kabupaten Minahasa Selatan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Selatan tahun 2013-2016. Dengan Menggunakan Analisis Rasio Keuangan Daerah.

Penelitian ini menggunakan Analisis Rasio Keuangan yang terdiri dari Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, Rasio Efektivitas PAD, Rasio Efisiensi Keuangan Daerah,   Rasio Derajat Desentralisasi, dan Rasio Aktivitas. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian lapangan (observasi, wawancara, dokumentasi) dan penelitian kepustakaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian deskriptif.

Hasil analisis menunjukan bahwa Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Selatan dilihat dari rasio kemandirian keuangan daerah, masih termasuk dalam kategori memiliki tingkat ketergantungan yang tinggi, rasio efektifitas dapat dikategorikan sangat efektif, rasio efisiensi sangat efisien, sementara untuk rasio derajat derajat desentralisasi masih sangat rendah, untuk rasio aktivitas, pemerintah Kabupaten Minahsa Selatan masih terlalu berfokus pada belanja operasi, sehingga rasio belanja modal masih kurang.

Dengan demikian, kinerja keuangan pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan berdasarkan rasio keuangan berjalan belum cukup baik, meski mampu di realisasikan secara efektif dan efisien, tetapi perlu untuk optimalisasi khususnya dalam aspek Pendapatan Asli Daerah, sehingga mampu menunjang tingkat kemandirian daerah dan derajat desentralisasi Kabupaten Minahasa Selatan, juga perlu diperhatikannya skala prioritas dalam penentuan anggaran pembelanjaan daerah Kabupaten Minahasa Selatan.

Kata kunci     : Keuangan daerah, rasio kemandirian keuangan, rasio efektivitas PAD, rasio efisiensi, rasio derajat desentralisasi, dan rasio aktivitas belanja.



Refbacks

  • There are currently no refbacks.