ANALISIS PERSEPSI DAN KESIAPAN PELAKU UKM DALAM PENERAPAN SAK ETAP DI KABUPATEN MINAHASA SELATAN
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pelaku UKM di Kabupaten Minahasa Selatan mengenai SAK ETAPdan mengetahui kesiapan pelaku UKM di Kabupaten Minahasa Selatan jika penerapan SAK ETAP menjadi keharusan. Penelitian ini merupakan penelitiankualitatif. Penelitian ini dilaksanakan padatempat yang sesuai dengan judul penelitian dan sangat relevan dengan permasalahan yang diajukan yaitu berbagai jenis Usaha Kecil Menengah yang terletak diseputaran Kabupaten Minahasa selatan (MINSEL).Teknik analisis data yang digunakanadalah kualitatif model spradley. Hasil penelitian menunjukan bahwaResponden UKM dalam penelitian ini memiliki persepsi bahwa penerapan pelaporan keuangan menggunakan SAK ETAP sekalipun dinilai merupakan metode yang baik namun dinilai tidak efektif untuk usaha menengah kebawah. Dari 30 responden terdapat 3 UKM yang siap untuk menerapkan SAK ETAP dengan alasan penggunaan metode ini menarik dan pencatatan keuangan sangat rinci. Dan 27 responden tidak siap untuk penerapan SAK ETAP karena dinilai pengaturan keuangan/pelaporan keuangan yang mereka jalankan dapat membantu mereka dalam menjalankan usaha, kemudian metode ini dianggap rumit.Untuk itu perlu menjadi tanggung jawab pemerintah atau pihak-pihak terkait(seperti IAI, kementrian KUKM) bahwa selama ini pemberian informasi dan sosialisasi/pelatihan lebih ditingkatkan Karena masih belum efektif dan mencapai target yang diinginkan.
Kata Kunci. Persepsi, Kesiapan, Penerapan SAK ETAP
ÂRefbacks
- There are currently no refbacks.