PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP LABA PER LEMBAR SAHAM (EPS) PADA KELOMPOK INDUSTRI FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI)

Kenny Canalini Lenak

Abstract


Tujuan dari penelitian secara spesifik adalah untuk memperoleh jawaban dari permasalahan yang teridentifikasi di atas, yaitu untuk : mengetahui perkembangan struktur modal pada kelompok Industri farmasi, mengetahui perkembangan Earning Per Share (Laba Per Saham) pada kelompok Industri farmasi, mengetahui pengaruh struktur modal terhadap Earning Per Share (Laba Per saham) pada kelompok Industri farmasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Penelitian deskriptif berdasarkan survey adalah suatu metode dalam meneliti status kelompok manusia, suatu objek, suatu kondisi, suatu sistem pemikiran, atau suatu kelas peristiwa pada masa sekarang yang bertujuan untuk menggambarkan dan menguraikan keadaan objek penelitian serta menguji hipotesis. Berdasarkan hasil pengujian terhadap hipotesis dengan menggunakan statistik uji t, maka Ha diterima (hipotesis penelitian) yang menyatakan adanya pengaruh Struktur Modal terhadap Earning per Share dapat diterima, karena t hitung 5,981223034 lebih besar dari t tabel (2,571). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu perkembangan struktur modal Industri Farmasi selama tahun 2015 sampai dengan tahun 2016 selalu mengalami perubahan, perubahan ini dikarenakan perkembangan hutang jangka panjang dan modal sendiri yang selalu berubah setiap tahunnya dan perubahan ini dilakukan untuk memperoleh struktur modal yang optimum. Besarnya struktur modal pada PT. Schering-Plough Indonesia Tbk berada diatas 100%, hal ini dikarenakan hutang jangka panjang lebih besar dibandingkan dengan modal sendiri. Hasil pengujian statistik regresi menghasilkan persamaan antara struktur modal (X) dengan Earning per Share (Y) adalah Y = 16,75453778 + 111,0802382x yang menunjukkan bahwa setiap pertambahan proporsi struktur modal akan menyebabkan pertambahan Earning per Share sebesar nilai koefisien regresinya. Hasil pengujian statistik koefisien korelasinya menyimpulkan bahwa hipotesis penelitian “Struktur Modal Berpengaruh Terhadap Earning per Share†dapat diterima, karena t hitung 5,981223034 lebih besar dari t tabel (2,571).

 

Kata Kunci : Struktur Modal, Laba Per Lembar Saham

Refbacks

  • There are currently no refbacks.