ANALISIS KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH MINAHASA SELATAN
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat kemandirian keuangan daerah dan bagaimana tingkat kemampuan daerah yang ada. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif.dan dianalisis secara deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang penulis dapat dari pihak ketiga dan dokumen. Populasi dalam penelitian ini yaitu data realisasi penerimaan PAD, perbandingan PAD terhadap total penerimaan pendapatan, tingkat rasio kemandirian, dan tingkat kemampuan daerah kabupaten Minahasa Selatan tahun 2011-2015. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah Rasio Kemandirian Keuangan, Rasio Kemampuan Keuangan Daerah.
           Hasil penelitian ini yaitu dari uji rasio kemandirian keuangan daerah menyatakan bahwa kemadirian keuangan daerah sangat kurang dengan hasil rata-rata 2.804, sedangkan kkemampuan keuangan daerah memiliki hasil yang bias dikatakan sangat bagus dengan rata-rata 133.434. Kemampuan daerah sangat berpengaruh terhadap kemandirian daerah. Jadi dari hasl yang didapat kemampuan daerah lebih baik dari kemandirian keuangan daerah yang ada. Hasil yang didapat daerah dan juga dapat memajukan daerah dilihat dari PAD dalam hal ini pajak dan retribusi daerah tersebut. Jadi bisa dikatakan bahwa diantara kemandirian dan kemampuan daerah yang ada masih lebih baik kemampuan dari pada kemandirian yang ada.
  Â
Kata Kunci :Pajak Daerah, Retribusi Daerah,PendapatanAsli Daerah(PAD)Refbacks
- There are currently no refbacks.