KEBIJAKAN DIGITALISASI PENDIDIKAN PADA UNIVERSITAS DI KOTA MANADO
Abstract
Digitalisasi institusi pendidikan tinggi merupakan tren global yang mengubah paradigma pengelolaan pendidikan modern. Implementasi digitalisasi di perguruan tinggi menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, konektivitas internet yang belum merata, serta kebutuhan akan tenaga profesional yang kompeten dalam bidang digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode multikasus pada tiga perguruan tinggi di Provinsi Sulawesi Utara, yaitu Universitas Negeri Manado, Universitas Teknologi Sulawesi Utara, dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sulawesi Utara. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data mencakup proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan digitalisasi pendidikan di perguruan tinggi di Sulawesi Utara meliputi tiga tahapan utama, yaitu: (1) formulasi kebijakan berbasis analisis kebutuhan dan partisipasi pemangku kepentingan, (2) implementasi kebijakan yang menekankan pada pengembangan infrastruktur teknologi dan pelatihan sumber daya manusia, serta (3) evaluasi berkelanjutan untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutan kebijakan. Hambatan utama yang ditemukan mencakup keterbatasan fasilitas, resistensi terhadap perubahan, serta minimnya dukungan anggaran. Oleh karena itu, digitalisasi pendidikan memerlukan perencanaan strategis, kolaborasi lintas sektor, dan evaluasi berkesinambungan agar dapat meningkatkan mutu dan daya saing pendidikan tinggi di Kota Manado.
Kata Kunci :Kebijakan, Digitalisasi Pendidikan, Perguruan Tinggi
References
Andhika, L. R. (2019). PEMODELAN KEBIJAKAN PUBLIK: TINJAUAN DANANALISIS UNTUK RISALAH KEBIJAKAN PEMERINTAH. JURNALRISET PEMBANGUNAN, 2(1), 22. https://doi.org/10.36087/jrp.v2i1.45
Antara, P. A., Widiana, I. W., Komang, S., Tegeh, I. M., & Adijaya, M. A. (2023).The Effect of Learner Autonomy and Institutional Support System on Agile Learners, Independence, and Work Readiness of Students Participating in the Merdeka Belajar Kampus Merdeka Program. Journal of Higher Education Theory and Practice, 23(15). https://doi.org/10.33423/jhetp.v23i15.6432
Anwar, S. (2019). Revolusi Industri 4.0 Islam Dalam Merespon Tantangan Antara Teknologi Digitalisasi. Jurnal Studi KeIslaman, 8(2)
Brundiers, K., & Wiek, A. (2017). Beyond Interpersonal Competence: Teaching and Learning Professional Skills in Sustainability. Education Sciences, 7(1),39. https://doi.org/10.3390/educsci7010039
Burinskienė, A. (2022). Digitalisation as the Indicator of the Evidence of Sustainability in the European Union. Sustainability (Switzerland), 14(14). https://doi.org/10.3390/su14148371
Bygstad, B., Øvrelid, E., Ludvigsen, S., & Dæhlen, M. (2022). From dual digitalization to digital learning space: Exploring the digital transformation of higher education. Computers & Education, 182, 104463. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2022.104463
Refbacks
- There are currently no refbacks.