Analisis Implikasi Jumlah Uang Beredar (JUB) dan Tingkat Suku Bunga SBI Terhadap Laju Inflasi di Indonesia (Tahun 2008-2013)
Abstract
Penelitian ini merupakan kajian tentang faktor-faktor yang diduga menjadi penyebab inflasi di Indonesia yaitu jumlah uang beredar (JUB) dan tingkat suku bunga SBI. Pada pertengahan tahun 2007 perekonomian global menghadapi tekanan yang cukup berat sebagai dampak dari krisis subprime mortage yang terjadi di Amerika Serikat yang telah menimbulkan gejolak pasar finansial di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia. Pada tahun-tahun selanjutnya gejolak pasar finansial yang terjadi telah meluas ke berbagai sektor perekonomian lainnya sehingga kondisi tersebut mendorong naiknya tingkat inflasi yang kemudian menyebabkan terjadinya perlambatan laju pertumbuhan ekonomi dunia. Pengujian variabel dilakukan untuk mengetahui pengaruh jumlah uang beredar dan tingkat suku bunga SBI pada laju inflasi di Indonesia baik secara parsial maupun simultan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui variabel yang memiliki pengaruh dominan terhadap laju inflasi di Indonesia.
Adapun metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi linier berganda atau Ordinary Least Square (OLS). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series antara bulan Januari 2008 sampai dengan bulan Desember 2013 yang diperoleh dari Statistik Ekonomi Keuangan Indonesia (SEKI) yang dipublikasikan Bank Indonesia.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan jumlah uang beredar dan tingkat suku bunga SBI berpengaruh signifikan pada laju inflasi di Indonesia, sedangkan secara parsial hanya variabel suku bunga SBI yang berpengaruh signifikan terhadap laju inflasi di Indonesia. Sehingga tingkat suku bunga SBI dinyatakan sebagai variabel dominan yang mempengaruhi laju inflasi di Indonesia.
Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa variabel tingkat suku bunga SBI berpengaruh dominan terhadap laju inflasi di Indonesia dibandingkan dengan variabel jumlah uang beredar. Hal ini berarti bahwa penetapan tingkat suku bunga SBI yang tinggi justru akan mendorong tingkat inflasi yang lebih tinggi, sehingga disarankan bagi pemerintah melalui Bank Indonesia sebagai otoritas moneter di Indonesia untuk berhati-hati dalam penetapan tingkat suku bunga SBI mengingat dampaknya terhadap iklim investasi serta perekonomian secara umum.
Â
Kata Kunci : Inflasi, Jumlah Uang Beredar dan Tingkat Suku Bunga SBIRefbacks
- There are currently no refbacks.