ANALISIS REALISASI ANGGARAN PADA DINAS PASAR DAN KEBERSIHAN KABUPATEN MINAHASA

Gisela Wowor

Abstract


Tujuan pelaksanaan penelitian ini adalah untuk menganalisis realisasi anggaran pada Dinas Pasar dan Kebersihan Kabupaten Minahasa pada tahun 2014 sampai tahun 2016. Objek penelitian adalah Dinas Pasar dan Kebersihan.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Dalam melakukan penelitian di Dinas Pasar dan Kebersihan dilakukan melalui teknik pengumpulan data dengan cara wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan Analisis kinerja keuangan. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan maka dapat disimpulkan sebagai berikut, hasil dari penelitian yang dilakukan di Dinas Pasar dan Kebersihan Kabupaten Minahasa Realisasi Keuangan DPK Kabupaten Minahasa jika dilihat dari Rasio Kemandirian Daerah (RKD) masih tergolong masih rendah sekali dan pola hubungannya termasuk pola hubungan Instruktif karena masih tergolong dalam interval 0 – 25%. Berturut-turut dari tahun 2014 sampai 2016 rasionya masing-masing sebesar : 16,82%, 18,37% dan 15,42%. Realisasi Keuangan DPK Kabupaten Minahasa jika dilihat dari Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal ada di kategori sangat baik. Berhubung nilai PAD dan nilai pembanding yaitu TPD adalah sama. Hal ini dikarenakan pendapatan yang di peroleh Dinas Pasar dan Kebersihan hanya berasal dari retribusi daerah saja. Berdasarkan perhitungan Rasio DDF dari tahun 2014 sampai dengan 2016 menunjukkan presentase 100%. Realisasi Keuangan DPK Kabupaten Minahasa jika dilihat dari Rasio Efektivitas PAD dapat diketahui bahwa efektivitas keuangan pada tahun 2014 sebesar 102,04%, tahun 2015 sebesar 108,24%,dan pada tahun 2016 sebesar 109,18%. Kinerja Keuangan DPK Kabupaten Minahasa dapat dikatakan tergolong dalam kriteria efektif. Realisasi Keuangan DPK Kabupaten Minahasa jika dilihat dari Rasio Efisiensi Keuangan Daerah diketahui bahwa rata-rata Efisiensi Keuangan Daerah Dinas Pasar dan Kebersihan Kabupaten Minahasa dari tahun 2014 sampai dengan 2016 sebesar 637,47% atau dapat dikatakan tidak efisien. Berturut-turut dari tahun 2014 sampai 1016 masing masing sebesar : 594,25%, 544,29% dan 593,84%.

Kata kunci : Pendapatana Asli Daerah, DPK Kabupaten Minahasa


Refbacks

  • There are currently no refbacks.